Kamis, 24 Juni 2010

Mengenal Khasiat Enau

Enau (Arangapinnata) termasuk jenis palma yang terpenting setelah kelapa (nyiur) karena merupakan tanaman serba guna.

Tanaman in besar dan tinggi, dapat mencapai 25 m. Berakar kuat dan menjalar ke mana-mana, berdiameter hingga 65 cm, batang pokoknya kukuh dan pada bagian atas diselimuti oleh serabut berwarna hitam yang dikenal sebagai ijuk.

Ijuk sebenarnya adalah bagian dari pelepah daun yang menyelubungi batang.

Daun enau majemuk menyirip, seperti daun kelapa, panjang hingga 5 m dengan tangkai daun hingga 1,5 m. Anak daun seperti pita bergelombang, hingga 7 x 145 cm, berwarna hijau gelap di atas dan keputih-putihan oleh karena lapisan lilin di sisi bawahnya.

Berumah satu, bunga-bunga jantan terpisah dari bunga-bunga betina dalam tongkol yang berbeda yang muncul di ketiak daun; panjang tongkol hingga 2,5 m.

Buah buni bentuk bulat peluru, dengan diameter sekitar 4 cm, beruang tiga dan berbiji tiga, tersusun dalam untaian seperti rantai. Setiap tandan mempunyai 10 tangkai atau lebih, dan setiap tangkai memiliki lebih kurang 50 butir buah berwarna hijau sampai coklat kekuningan. Buah enau tidak dapat dimakan langsung karena getahnya sangat gatal.

Enau yang sudah berusia 15-20 tahun dapat menghasilkan nira sebanyak 8 liter tiap hari dan bila dimasak dapat menghasilkan 25-35 kilogram kolang-kaling. Gula aren diperoleh dengan menyadap tandan bunga jantan yang mulai mekar dan menghamburkan serbuk sari yang berwarna kuning.

Namun pada umumnya pohon enau tidak disukai para petani, sebab akarnya menjalar keman-mana dan dapat merusak tanaman di sekitarnya. Pohon ini biasanya tumbuh dan berkembang biak dengan baik di hutan-hutan, dan termasuk tumbuhan yang dilindungi oleh undang-undang.

Nama Lokal dari tanaman ini antara lain:

  • Sugar Palm (Inggris),
  • Enau (Indonesia),
  • Kawung (Sunda);
  • Aren (Madura),
  • Bak juk (Aceh);

Manfaat pohon enau atau pohon aren antara lain sebagai berikut :

1. Buahnya (disebut beluluk atau kolang kaling) dapat dibuat manisan yang lezat atau campuran kolak.

2. Ijuk di buat sapu, tali untuk mengikat kerbau, keset kaki, atap dan kuas cat, dan dapat digunakan juga sebagai atap rumah.

3. Tulang daunnya dibuat sapu lidi dan senik (tempat meletakkan kuali atau periuk)

Tidak hanya itu, enau juga memiliki khasiat untuk pengobatan terhadap beberapa penyakit. Berikut diantaranya :

1. Demam

Siapkan 1 gelas air hangat dan 1 potong gula aren. Selanjutnya, kedua bahan dicampur dan diaduk sampai merata. Anda bisa menggunakan resep ini dengan diminum biasa.

2. Sakit Perut

Siapkan 1 gelas air hangat, 1 potong gula aren, dan asam yang telah masak secukupnya. Selanjutnya, semua bahan tersebut dicampur dan diaduk sampai merata, kemudian disaring untuk diambil airnya. Anda bisa menggunakan resep ini dengan diminum biasa.

3. Sulit Buang air besar

Siapkan 1 gelas air hangat dan 1 potong gula aren. Selanjutnya, campur dan aduk sampai merata. Anda bisa menggunakan resep ini dengan diminum biasa.

Gula yang dibuat dari nira enau ini belum diketahui secara pasti kandungan kimia yang ada di dalammnya, karena sampai saat ini belum dilakukan penelitian ilmiah. Namun tentang khasiat dari praktek pengobatan tradisional, gula aren sering menjadi pilihan utama. [Sumber : Web Anne Ahira]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar